Cerita Bokep Dewasa Dukun Penakluk Wanita Semok dan Cantik

Cerita Bokep Dewasa Dukun Penakluk Wanita Semok dan Cantik
Cerita Bokep Dewasa Dukun Penakluk Wanita Semok dan Cantik

Cerita Bokep Dewasa Setelah Sebelumnya ada Cerita Teman Kuliah Seksi Yang Suka Hisap Batang Kemaluan Kini Bahancoli mempersembahkan sebuah bahan cerita yang berjudul “Cerita Bokep Dewasa Dukun Penakluk Wanita Semok dan Cantik” Kisah ini asli dialami langsung dari sang penulis. Selamat Membaca dan menikmati bahan coli yang bisa meningkatkan libido ngentot anda dan pastinya anda bakal coli terus… Ayok Pasukan coli Serbuuu

Cerita Bokep Dewasa Dukun Penakluk Wanita Semok dan Cantik Siang itu suasana kantor PT. Angin ribut begitu sepi. Di sebuah ruangan, di lantai dua, sang manajer Budi namanya, tengah melamun. Sambil duduk dengan mengangkat kedua kakinya ke atas meja, ia terus saja berpikir.

Ya, ia memang sedang kasmaran dengan seorang gadis. Gadis itu tak lain adalah Fitri, bawahannya sendiri. Fitri memang cantik dan smok. Di usianya yang baru mencapai 27 tahun, tubuhnya memang sangat sempurna dan menantang nafsu birahi setiap pria yang memandangnya. Terutama dadanya yang terlihat amat membusung indah dan mantap.

Fitri ini sudah cukup lama bekerja di kantor itu. Ia kini menjadi Kepala Bagian Pemasaran dan Distribusi yang membawahi 70 orang karyawan. Berkali-kali Budi mengajak Fitri untuk makan malam, tetapi selalu ditolaknya. Berbagai alasan diutarakannya.

Capailah, atau alasan lain, mungkin dia sudah punya pacar. Inilah yang membuat Budi berpikir keras sejak tadi. “Hmm.. gimana caranya supaya ia bisa takluk di pelukanku..? Nah.. aku tahu sekarang.. Aku akan menemui orang itu nanti malam..” tiba-tiba Budi teringat seseorang yang mungkin menjadi satu-satunya harapan untuk mendapatkan Fitri. Dengan penuh semangat, ia mengemudikan mobilnya menuju sebuah hutan terpencil sekitar 15 kilometer dari rumahnya.

Rupanya, orang yang ia tuju adalah seorang tua yang tidak lain adalah dukun ilmu hitam. Namanya Mbah Za’in. Orang ini terkenal di seantero kota itu sebagai dukun santet yang amat sakti. Apapun keinginan orang yang datang padanya pasti tercapai. Ia belum pernah gagal. Orang yang datang padanya tinggal memberinya upah, baik uang ataupun barang yang lain. Tidak jarang mereka menghadiahkan wanita untuk ditiduri oleh sang dukun. Tua-tua keladi, makin tua nafsunya makin jadi.

Saat Budi sampai di rumah tua itu, segera saja ia mengetuk pintu. “Siapa di situ?” terdengar suara Mbah Za’in dari dalam. “Permisi, Mbah.. boleh saya masuk..?” teriak Budi. “Ya, silahkan..” jawab Mbah Za’in sambil membuka pintu kayu yang sudah agak reyot itu. Setelah disuruh masuk, Budi langsung duduk di ruangan tengah rumah tua itu yang penuh dengan bau kemenyan. Bulu kuduknya terasa mulai berdiri.

Diperhatikannya seluruh isi ruangan itu. Memang menyeramkan suasananya. Ada tengkorak, kepala macan, kain-kain bergelantungan yang berwarna hitam dan merah darah, lalu seperti tempat pedupaan yang berada persis di hadapannya. “Ada perlu apa, Nak Budi malam-malam kemari..?” tiba-tiba Sang Dukun bertanya. Budi tentu saja kaget tidak kepalang. Ia tidak menyangka Mbah Zain mengetahui namanya. Bahan Coli

Cerita Bokep Dewasa Dukun Penakluk Wanita Semok dan Cantik

Cerita Bokep Dewasa Dukun Penakluk Wanita Semok dan Cantik
Cerita Bokep Dewasa Dukun Penakluk Wanita Semok dan Cantik

Benar-benar sakti. “Eh.. anu Mbah.., saya butuh pertolongan.. saya suka dengan seorang gadis.. Fitri namanya, kebetulan bawahan saya sendiri di kantor.. tapi saya selalu ditolaknya bila saya mengajaknya keluar makan malam.. Nah ini fotonya..” jawab Budi dengan terbata-bata sambil mengeluarkan dari kantong kemejanya selembar foto close-up seorang gadis berambut panjang sebahu yang amat cantik. “Oh begitu..” jawab Mbah Za’in sambil memegang foto itu dan kemudian mengelus-elus jenggot putihnya yang panjang. “Bisa.. bisa.. tapi apa upahnya nanti kalo kau berhasil mendapatkan dia, heh..?”

“Jangan kuatir, Mbah.. Saya sediakan 100 juta rupiah buat Mbah.. dan kalo saya bisa mendapatkan dia malam ini juga, setengahnya saya berikan dalam bentuk cek sekarang juga.. Gimana Mbah..?” “Baiklah..” jawab si dukun, “Kalo begitu buka pakaianmu.. kau cukup hanya mengenakan celana dalam saja, lalu duduklah dengan posisi bersila di hadapanku..” Budi pun menuruti semua perintah si dukun. Setelah itu, Mbah Za’in kemudian membaca beberapa mantera dan menabur kemenyan di atas pedupaan di depannya.

Tidak lama kemudian, terdengar petir menggelegar dan lampu ruangan itu tiba-tiba padam lalu hidup lagi. Budi pun kemudian memejamkan matanya. Saat itu juga, roh sukma Budi seperti terlepas dari tubuhnya dan seperti melayang pergi ke luar rumah itu. Roh sukma Budi yang setengah telanjang itu bergerak menuju rumah Fitri yang berjarak sekitar 18 kilometer dari sana. Di rumahnya, Fitri tengah berusaha tidur. Ia mengenakan daster putih yang amat transparan. Di baliknya, ia tidak mengenakan apa-apa lagi.

Cerita Dewasa – Payudaranya yang berukuran 38B jelas terlihat, demikian juga dengan bulu-bulu jembut yang menghitam. Setiap malam, ia selalu tidur dengan cara begitu. Ia merasa gerah karena panasnya udara yang terus saja menaungi ruangan kamarnya. Tiba-tiba saat ia ingin terlelap, berhembuslah angin yang terasa menusuk sum-sum tubuh. Ia terbangun. Jendela kamarnya tiba-tiba saja terbuka dan angin itu masuk. Dan memang angin aneh itu adalah terpaan roh sukma Budi kiriman sang dukun.

Roh sukma Budi bisa melihat posisi tubuh Fitri tapi Fitri tidak melihat apa-apa. Ia hanya merasakan terpaan angin aneh itu. Sekonyong-konyong seperti ada dua tangan kekar merobek baju daster Fitri. Fitri yang kaget menjadi ketakutan setengah mati. Ia berusaha melawannya. Tapi ia kalah cepat. Daster itu lebih dulu robek. Ia kini telanjang. Dan roh sukma Budi dengan sengaja mendorong tubuhnya jatuh telentang ke ranjang. Dengan cepat roh Budi mencium bibir, wajah, leher dan payudara Fitri yang besar itu.

Fitri berusaha melakukan perlawanan. Tapi ia bingung, sebab ia merasakan ciuman-ciuman itu tapi sosok yang menciumnya tidak terlihat. Beberapa menit kemudian, karena putus asa, ia menyerah. Roh Budi kemudian membuka celana dalamnya. Lalu kontolnya yang sudah membesar diarahkan ke mulut Fitri. Karena sudah merasa terangsang oleh ciuman-ciuman itu, Fitri pun mulai mengulum kontol besar tegak yang tidak kelihatan tapi terasa wujudnya itu. Ia mengulum, menghisap-hisap, dan mengkulum kontol itu.

Kalau ada orang yang melihat Fitri saat itu, pastilah orang itu akan mengira bahwa Fitri sedang berpantomim dengan memperagakan gerakan oral seks. Tapi Fitri memang merasa ada kontol besar tegak sedang dihisap dan dikulum-kulumnya. Tanpa membuang waktu lagi, roh sukma Budi segera membuka kedua kaki Fitri. Tampak sekarang liang kewanitaannya yang sudah basah karena terangsang berat. Roh Budi pun segera mengarahkan kontolnya ke memek Fitri.

Dengan sekali dorongan, “Bless.. jeb.. bless..” masuklah kontol besar tegak itu ke lubang senggama Fitri. Fitri terlihat merem-melek merasakan senjata aneh itu keluar masuk di liang ajaibnya. Darah segar pun mengalir keluar dari memeknya. Darah perawan, karena memang selama ini Fitri belum pernah berhubungan dengan pria manapun. Karena merasa keenakan, Fitri pun mengimbanginya dengan menggerak-gerakkan tubuhnya ke atas, ke bawah dan berputar-putar. Pascol

Kemudian roh sukma Budi pun mengangkat tubuh Fitri dan menyuruhnya untuk menungging. Ia lantas menusukkan kontolnya dari belakang. Dan kontol itu pun masuk tanpa halangan lagi. Fitri terlihat menikmati tusukan kontol itu. Dan sejam kemudian, roh sukma Budi pun seperti akan mencapai puncak orgasmenya dan ia pun menumpahkan maninya ke sekujur tubuh Fitri yang saat itu telah tergolek tidak berdaya.

Setelah puas, roh itu seolah-olah terbang kembali ke tempat asalnya. Fitri yang kemudian tersadar, menjadi bingung dan bertanya-tanya apa sebenarnya yang telah terjadi. Tapi kemudian ia sadar bahwa sesosok makhluk tanpa bentuk telah menodainya dan ia tidak tahu siapa sebenarnya makhluk itu. Ia lantas menangis tersedu-sedu. Nasi sudah menjadi bubur.

Ya, keperawanannya telah hilang. Entah apa yang akan dikatakannya pada Robert, pacarnya bila akhirnya mereka menikah suatu hari nanti. Sementara itu di rumah sang dukun, Budi yang telah berpakaian lengkap kembali, tersenyum puas. “Terima kasih Mbah.. Ini cek senilai 50 juta yang tadi saya janjikan.. Saya akan memberikan sisanya bila Mbah mampu membuat Fitri menjadi tergila-gila pada saya..” ujarnya dengan senyuman licik di wajahnya.

“Oh.. itu gampang.. telan saja telur empedu rusa Kalamujeng ini.. dijamin besok pun gadis itu akan kau nikmati lagi kesintalan tubuhnya..” jawab si dukun sambil mengambil sebuah benda mirip telur hijau kecil dari kantong jubah lusuhnya. Tanpa pikir panjang lagi, Budi menelan telur itu. Keesokan harinya, apa yang dikatakan Mbah Za’in benar-benar terjadi.
Saat suasana kantor pagi itu belum terlalu ramai, pintu kantor Budi diketuk seseorang. Ketika Budi menanyakan siapa yang mengetuk, suatu suara lembut berujar, “Maaf Pak.. saya ingin berbicara sebentar dengan Bapak..” Mendengar suara itu, bukan main girangnya hati Budi. Ya, itu suara Fitri. Inilah kesempatan yang ia tunggu-tunggu.

Cerita Bokep Dewasa Dukun Penakluk Wanita Semok dan Cantik – Dengan bergegas ia membuka pintu itu, dan ternyata benar. Fitri tampak cantik berdiri di sana dengan mengenakan rok mini. Sebuah senyuman genit tampak di wajahnya. Tanpa membuang waktu lagi, Budi menarik tangan Fitri. Ia lalu membawanya ke sofa besar di pojokan ruang kantornya itu. Dengan cepat ia mencium bibir Fitri dan Fitri pun membalasnya dengan semangat. Tangan Budi pun segera menggerayangi tubuh mulusnya. Pertama-tama yang dituju adalah tentu saja buah dada besarnya.

Dibukanya kancing kemeja Fitri, lalu disingkapkannya BH-nya, dan segera saja payudara itu diremas-remasnya tanpa ampun. Fitri tentu saja menggelinjang hebat. Lalu ia dengan inisiatif sendiri membuka semua pakaiannya. Melihat itu, Budi tak mau kalah. Kontolnya sudah tegang seperti siap untuk berperang. Tanpa disuruh lagi, saat keduanya sudah telanjang total, Fitri jongkok dan meraih kontol itu untuk dikulum, dihisap-hisap lalu dikulumnya sambil membelai-belai buah zakar Budi.

Budi merasakan kenikmatan surga dunia yang tiada taranya. Kepala kontolnya dikulum-kulum dengan penuh nafsu oleh Fitri. Setelah kontol itu benar-benar tegak, kini giliran Budi yang mencoba membuat Fitri terangsang. Diciuminya bulu-bulu kemaluan Fitri, lalu lidahnya dengan sengaja dijulurkan ke dalam memek Fitri sambil berusaha menarik-narik keluar klitorisnya.
“Uh.. uh.. uh.. uh.. aduh nikmatnya.. Terus Bud.. terus..” kata Fitri dengan tangannya memegang kepala Budi yang kini sedang bergerilya di pangkal pahanya. “Masukin sekarang aja, Bud.. kumohon, Sayangku..” Mendengar itu, Budi segera mengajak Fitri bermain di atas meja kantornya yang cukup besar. Budi rebahan di sana dan Fitri langsung naik ke atas pahanya.

Posisi mereka berhadapan. Dengan penuh kelembutan, Fitri membawa kontol Budi yang sudah tegak dan besar itu ke liang kenikmatannya. Dan ia pun dengan sengaja menurunkan pantatnya Dan, “Bleess.. bleess.. jeeb.. ploouh..” kontol itu tak ayal lagi masuk separuhnya ke lubang kemaluan Fitri. Sementara Fitri terus saja naik turun di atas pahanya, Budi segera dengan posisi duduk meraih payudara Linda dan mencium serta menghisapnya seperti seorang bayi yang sedang disusui oleh ibunya.

Setengah jam berlalu, tapi permainan birahi mereka belum juga menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Kemudian Budi turun dari meja itu, lalu menyuruh Fitri menungging dengan tangan berpegangan pada pinggiran meja itu. Kontolnya yang kini telah basah oleh cairan Memek Fitri kembali diarahkan ke lubang senggama Fitri.

Dengan sekali tancap, kontol itu masuk. “Bleess.. bleess.. cloop.. plaak.. plaak..” terdengar bunyi daging paha keduanya bergesekan dengan keras. Tiba-tiba saja, kedua mata Budi terbeliak yang berarti ia sebentar lagi akan ejakulasi. “Di dalam atau di luar, Fit..?” tanyanya di tengah-tengah puncak nafsunya. “Di dalam aja Bud.. biar nikmat, Bud..” jawab Fitri seenaknya. Dan benar saja, “Croot.. croot.. croot.. croot..” sebanyak sembilan kali semprot, mani Budi keluar di dalam liang senggama milik Fitri. Sisa-sisa mani yang ada pada kepala kontol Budi, kemudian dibersihkan oleh Fitri dengan lidah dan mulutnya. Bahkan sebagian di antaranya ada yang ditelan olehnya.

Keduanya kemudian saling melemparkan senyuman yang sangat puas. Sejak itu, Budi dan Fitri menjadi sepasang kekasih. Dimana pun mereka memiliki kesempatan, mereka selalu melakukan berhubungan seks. Sampai saat itu, Fitri tidak pernah tahu bahwa Budi lah yang pertama memperawaninya melalui roh sukmanya. Memang hebat ilmu hitam si Mbah Za’in..!

Berikut Cerita Seks Cerita Bokep Dewasa Dukun Penakluk Wanita Semok dan Cantik semoga dengan membaca kisah ini bisa membuat anda semakin Joss dalam berhubungan terima kasih sudah mengunjungi…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*